Persija Jakarta Pindah Kandang ke Solo Hadapi PSBS Biak, Kondisi Rumput JIS Jadi Penyebab
Persija Jakarta – Akan memainkan laga kandang di luar ibu kota untuk pertama kalinya musim ini. Mereka akan menghadapi PSBS Biak di Stadion Manahan, Solo, Pertandingan ini merupakan bagian dari pekan ke-10 BRI Super League 2025/2026.
Baca juga: Jika Benar Tinggalkan Real Madrid, Ke Mana Vinicius Bakal Berlabuh?
Keputusan untuk memindahkan lokasi pertandingan kandng ini diambil menyusul kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS) yang menjadi sorotan. Rumput JIS mengalami dampak signifikan setelah digunakan untuk konser K-Pop pada akhir September lalu. Pemulihan rumput stadion tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Laga ini menjadi krusial bagi Persija Jakarta yang tengah berpeluang di papan atas klasemen. Sementara itu, lawan mereka, PSBS Biak, datang dengan performa kurang meyaknikan setelah serangkaian hasil negatif.
Persija Jakarta Bertekad Lanjutkan Tren Positif di Solo
Persija Saat ini menduduki posisi kedua klasemen semenatara Super League dengan koleksi 17 poin. Mereka terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, Borneo FC, yang berhasil meraih poin sempurna dari delapan pertandingan. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini berambisi terus menempel ketat para pesaing di puncak.
Rizky Ridho dan kawan-kawan tiba di solo dengan kepercayaan tinggi setelah memetik dua kemanangan beruntun. Kemenangan tersebut diraih atas Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 dan Madura United dengan skor tipis 1-0. hasil positif ini menjadi modal berharga bagi Persija Jakarta untuk menghadapi PSBS Biak.
Melalui akun instagram resminya, Persija Jakarta juga telah mengunggah pesan penyemangat. Unggahan tersebut bertuliskan “NEXT STOP, SOLO. Berikan yang terbaik, Macan,”yang menunjukan kesiapan dn tekad tim untuk meraih hasil maksimal di kandang sementara mereka. Dukungan penuh diharapkan dapat mengiringi perjuangan tim.
Alasan Pemindahan Kandang dan Rekam Jejak Persija di Luar Jakarta
Pemindahan laga Persija Jakarta dari JIS ke Stadion Manahan Solo menjadi kali pertama musim ini. Sebelumnya, Macan kemayoran selalu bermain di Jakarta International Stadium (JIS) untuk tiga pertandingan kandang mereka. Dari tiga laga tersebut, Persija mencatatkan hasil positif dengan satu kemenangan dan dua kali seri tanpa kekalahan.
Kemenangan satu-satunya yang diraih Persija Jakarta di JIS adalah saat menghadapi Persita Tanggerang dengan skor telak 4-0. Namun, kondisi Rumput JIS yang memrlukan pemulihan pasca-konser K-POP pada akhir september lalu, membuat manajemen harus mencari alternatif. Keputusan ini di ambil demi menjaga kualitas pertandingan dan keselamatan pemain.
Bermain di luar jakarta bukanlah pengalaman baru bagi Persija jakarta. pada musim lalu, mereka tercatat pernah menggunakan beberapa stadion di luar ibu kota sebagai markas. Stadion-stadion tersebut antara lain stadion Pakansari (Bogor), Stadion patriot Candrabhaga (Bekasi), Stadion Sultan Agung (bantul) Hingga Stadion kapten Wayan Dipta (Bali).
Performa Kontras lawan, PSBS Biak Berusaha Bangkit
Berbeda dengan Persija Jakarta yang sedang dalam tren positif, tim baru PSBS Biak Justru berada dalam performa negatif. Tim berjuluk badai pasifik ini tercatat belum meraih kemenagan dalam empat pertandingan terakhir mereka di liga. Rentetan hasil buruk ini menjadi tantangan tersendiri bagi PSBS Biak.
Kemenangan terakhir PSBS Biak terjadi pada tanggal 11 September 2025, saat mereka berhasil mengamankan tiga poin melawan tim tuan rumah Semen Padang. Sejak saat itu, performa mereka cenderung menurun, membuat posisi mereka di klasemen menjadi kurang menguntungkan. Pertandingan melawan Persija Jakarta di Solo akan menjadi kesempatan untuk memutus tren negatif tersebut.
Laga di Stadion Manahan Solo ini diprediksi akan berjalan menarik mengingat kedua tim memiliki motivasi yang berbeda. Persija Jakarta Ingin mempertahankan posisi di papan atas, sementara PSBS Biak berambisi bangkit dari keterpurukan. Dukungan suporter di Solo diharapkan dapat menambah semangat bagi kedua tim yang bertanding.