Inter Milan Tak Hanya Kuat Secara Teknis, Tapi Juga Kompak Secara Emosional
Inter Milan – Performa Bisseck menjadi cerminan semangat dan kedalaman skuad Nerazzuri musim ini tim yang tak hanya kuat secara teknis, tetapi juga kompak secara emosional.
Baca juga: Legenda MU Ini Minta Liverpool Bersabar, Wirtz Akan Luar Biasa, Percayalah!
Bek asal Jerman itu tampil solid sepanjang pertandingan, mengawal lini belakang nerazzuri dengan ketenangan dan kekuatan yang membuat para penyerang lawan frustasi. Musim ini tidak berjalan mudah bagi Bisseck. Kedatangan Manuel Akanji dari Manchester City sempat membuatnya terpingirkan dari skuad utama.
Laga melawan Fiorentina bahkan menjadi penampilan keduanya di Serie A musim ini, sekaligus starter pertama sejak akhir Agustus. Namun, begitu kembali dipercaya Cristhian Chivu, Bisseck menjawab dengan performa luar biasa. Ia tampil disiplin menghadapi Moise kean dan bebarapa hal membuat intersepsi penting untuk menjaga gawang inter tetap aman.
Kepercayaan diri Chivu
Keputusan Cristhian Chivu menurunkan Bisseck menggantikan Francesco Acerbi terbukti tepat. Pelatih berusia 45 tahun itu kembali menunjukan insting tajam dalam membaca situasi tim. Kepercayaan itu dibayar lunas oleh Bisseck yang menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan Nerazzuri.
Bisseck pun memuji sang pelatih yang dianggap memahami betul situasi pemain karena pernah menjadi pesepak bola.”Anda tahu kenapa,”ujar Bisseck kepada DAZN via FCInterNEWS. “Dia juga pernah menjadi pemain, dan kami semua ingin mencetak gol. Namun, dia benar, pertahanan itu penting.”
Bek berusia 24 tahun itu juga menegaskan kesiapannya bermain di posisi manapun demi tim. “Kami memainkan pertandingan luar biasa dan kami semua senang. Saya selalu ingin bermain, entah sebagai bek tengah, bek kelima, bahkan kiper. Saya tidak peduli Kami ingin bermain dengan garis pertahanan tinggi, dan dengan fisik saya peran ini cocok untuk saya.
Harmoni di Ruang Ganti Inter
Bisseck kemudian berbicara tentang hubungan akrab Chivu dengan para pemain. Meski suasanya cair, tetap ada batas yang jelas. “Tidak, tidak, dia pelatih,”ujarnya ketika ditanya apakah chivu memperlakukannya seperti rekan tim.”Namun, dia sangat baik diluar lapangan, kami bisa membicarakan hal-hal di luar sepakbola. Dia melakukan pekerjaan luar biasa.
Dan jika kami mnerapkan apa yang dia katakan, kami akan menjalani musim yang hebat.”Dengan kemengan ini, Inter milan semakin menujukan solidaritas di bawah asuhan Chivu. Performa Bisseck menjadi cerminan semangat dan kedalaman skuad Nerazzuri musim ini tim yang kuat secara teknis tetapi juga kontrak secara emosional.